Sabtu, 23 Maret 2019

Membedah unsur film pada satu film favorit

Membedah Unsur-Unsur Film Dilan 1991 :
 Hasil gambar untuk DILAN      
1.      Ide Cerita :

Dilan 1991 adalah sebuah film Indonesia tahun 2019 yang disutradarai oleh Fajar Bustomi dan Pidi Aldiano. Film tersebut adalah sekuel dari Dilan 1990. Film tersebut pertama tayang pada 28 Februari 2019 dalam "Hari Dilan" di Bandung, sebelum resmi tayang di seluruh Indonesia empat hari kemudian. Syutingnya digelar di Bandung pada November 2018. Film ini adalah sekuel dari Dilan 1990 yang tayang Januari 2018.
2.      Skenario :
Di mata Milea, Dilan termasuk orang yang cerdas dan pintar di kelasnya, buktinya dia selalu mendapatkan ranking satu atau dua. Namun satu hal yang selalu membuat Milea cemas adalah bergabungnya Dilan dengan geng motor. Apalagi Dilan menjabat sebagai Panglima Perang.
Milea selalu cemas jika terjadi hal buruk yang menimpa Dilan karena geng motornya.Suatu malam, Milea pernah memergoki Dilan tawuran. Meski tawuran itu adalah aksi balas dendam Dilan demi Milea, Milea tetap tidak suka.
Dilan tak pernah kapok walaupun dia sempat dimasukkan ke penjara selama 1 minggu dhingga diusir oleh ayahnya.Keduanya jadi sering berdebat tentang masalah geng motor.Kecemasan selalu melanda hati Milea hingga ia merasa tidak nyaman lagi berpacaran dengan Dilan. Ia meminta putus.
Sejak peristiwa itu Dilan menjauh dari Milea. Kesedihan semakin melanda Milea. Ia sebenarnya masih mencintai Dilan.Waktu berlalu. Milea kembali ke Jakarta dan kuliah di sana. Sedangkan Dilan, ia melanjutkan pendidikan di Universitas ternama di Bandung.
Jarak membentang, namum cinta Milea masih sama: hanya untuk Dilan. Makin lama Dila menghilang, Milea berusaha untuk selalu menghubungi Dilan, akan tetapi keluarga Dilan sudah pindah rumah. Milea kehilangan jejak Dilan.
3.     Sutradara
Dilan 1991 adalah sebuah film Indonesia tahun 2019 yang disutradarai oleh Fajar Bustomi dan Pidi Baiq.
4.    Pemeran (Aktris/Aktor)
Film tersebut kembali dibintangi oleh Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla sebagai Milea, sementara Maudy Koesnaedi memerankan karakter baru bernama Tante Anis dalam film ini. Adhisty Zara dari JKT48 dan Ira Wibowo kembali berperan masing-masing sebagai adik dan ibunda Dilan. Ridwan Kamil, yang kini menjabat Gubernur Jawa Barat, kembali ikut bermain di film ini.
5.     Tata Atristik

Set Lokasi diambil di Bandung, Jawa Barat tetapi diakhir scene juga diambil di UI (Universitas Indonesia) Jakarta.
 

6.     Editing

Tim editing untuk film ini sendiri tidak dijelaskan siapa , tetapi untuk film ini di produksi oleh Max Picture dengan distributor nya sendiri Falcon Pictures
7.     Tata Suara

Dalam Film ini menurut saya memiliki tata suara yang sangat baik semua kata dapat terdengar dengan jelas   dan tidak ada kebisingan (Noisy)
8.      Tata Musik

Dalam Film ini Musik ditata oleh Andhika Triyadi
 
9.     Visual Effect

Visual effect (VFX) adalah teknik yang digunakan dalam industri film, televisi, dan animasi yang menyertakan proses manipulasi tertentu di luar adegan pengambilan gambar syuting asli. Dalam Film ini saya tidak menemukan penggunaan visual efek karena latar / suasana film dibuat secara nyata.
Kesimpulan Review Film : Film ini dibuat dengan tujuan untuk menghibur , walaupun film ini terinspirasi dari kisah nyata sungguhan dan diangkat dari Novel Karya Pidi baiq. Film ini menurut saya hanya bersifat untuk menghibur semata. Pesan moral yang ingin disampaikan pun menurut saya tidak ada, untuk pemerannya sendiri sangat masuk kedalam cerita yang disajikan. Tetapi untuk film ini sendiri tidak ada klimaks yang dapat membawa penonton terbawa emosi serta ending ceritanya yang masih gantung.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINEMATOGRAFI

  Apa itu Sinematografi?  "Sinematografi adalah ilmu terapan yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan sekaligus meng...