Sabtu, 23 Maret 2019

SINEMATOGRAFI


 Hasil gambar untuk sinematografi


Apa itu Sinematografi? 

"Sinematografi adalah ilmu terapan yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan sekaligus menggabung - gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang memiliki kemampuan menyampaikan ide dan cerita."
Sinematografi (cinemathography) merupakan ilmu yang mempelajari seputar dunia perfilman.
Pengertian secara harafiah film Cinemathography berasal dari kata Cinematho atau phytos yang berarti cahaya dan graphie atau grahp yang berarti tulisan atau gambar.
Film merupakan produk sinematografi. Pengertian film sendiri yaitu lapisan - lapisan cairan selulosa atau biasa dikenal seluloid oleh para sineas.
Orang yang bertanggung jawab semua aspek visual dari pembuatan film disebut sebagai sinematografer.
Sinematografer juga merupakan kepala bagian departemen kamera, departemen pencahayaan dan Grip Departement. Sinematografer sering disebut juga sebagai Director of Photography atau disingkat DoP.
Pada industri perfilman, Sinematografer atau DoP akan dibantu oleh sebuah tim yang terdiri atas :  
  1. 1st Camera Assistant, bertugas mendampingi dan membantu semua kebutuhan shooting mulai dari pengecekan alat - alat hingga persiapan sebuah shot.
  2. Focus Puller, bertugas membantu sinematografer dalam memutar focus ring pada lensa sehingga subjek yang diikuti kamera bisa terus dalam area fokus. 
  3. Camera Boy, seorang asisten kamera yang bertugas membawa kamera atau mempersiapkan kamera mulai dari tripods hingga memasang kamera pada tripods tersebut.
  4. Grip, bertugas untuk memastikan letak kamera seperti yang diinginkan DoP baik secara level atau tinggi rendahnya. Grip juga bertanggung jawab dalam perpindahan kamera artinya Grip departemen yang memasang dollu track dsb
  5. Gaffer, seseorang yang bertanggung jawab atau kepala departemen pencahayaan. Gaffer akan berdiskusi dengan DoP tentang warna, jenis cahaya dan gaya tata cahaya DoP tersebut.
  6. Lightingman, orang - orang dalam departemen pencahayaan yang bekerja menata lampu sesuai dengan perintah Gaffer dan kemauan DoP.
 Seorang sinematografer harus mengenal dan memahami alat - alat yang akan dipakai dalam pembuatan sebuah film.

Sekian informasi seputar Sinematografi. Semoga bermanfaat.

TAHAPAN PRODUKSI FILM



Quote:
Tahap Pra Produksi

Dalam pra-produksi, setiap langkah membuat film ini harus hati-hati dalam merancang dan merencanakannya. Sebuah PH ditetapkan. storyboard dibuat dan divisualisasikan dengan bantuan ilustrator dan seniman konsep. Anggaran produksi disusun untuk merencanakan pengeluaran untuk film. Untuk produksi utama, asuransi diperoleh untuk melindungi terhadap kecelakaan.

Produser mempekerjakan kru. Sifat dari film dan anggaran menentukan ukuran dan jenis yang digunakan selama pembuatan film. Banyak film Hollywood mempekerjakan ratusan pemain dan kru. Kalau anggaran rendah, film indie dapat dilakukan oleh kru terdiri dari 8 atau 9 (atau kurang). Ini adalah posisi kru:.

Sutradara

Quote:


Asisten Sutradara
Quote:


Sutradara casting
Quote:


Manajer lokasi
Quote:


Manajer produksi,
Quote:


Director of Photography
Quote:


Director of Audiography
Quote:


Sound Mixer
Quote:


Sound Designer
Quote:


Komposer Musik
Quote:


Production Designer
Quote:


Art Director
Quote:


Costume Designer
Quote:


Make-up Artist
Quote:


Storyboard Artist,
Quote:


Storyboard Artist,
Quote:

TAHAP PERENCANAAN PRODUKSI FILM

Hasil gambar untuk SUTRADARA      Dalam memproduksi video/film/iklan, biasanya dibentuk sebuat tim yang masing-masing kru-nya mempunyai tugas yang tersendiri. Kalian mau tau kru apa saja yang ada dalam proses memproduksi video/film/iklan?
Berikut saya seratakan kru-kru yang bertugas beserta tugas-tugasnya :




  • Produser, merupakan seseorang yang mempunyai tugas untuk memimpin dan mengarahkan secara keseluruhan.
  • Sutradara, yaitu seseorang yang memimpin selama proses pembuatan video/film/iklan.
  • Script Writer, ialah seseorang yang bertugas untuk membuat ide cerita.
  • Penulis Skenario, seseorang yang menerjemahkan ide cerita ke dalam bahasa visual gambar atau skenario.
  • Casting, bertugas untuk mencari dan memilih para tokoh/pemain yang sesuai dengan ide cerita dalam proses produksi.
  • Costume Designer, bertugas membuat atau memilih kostum yang sesuai dengan suasana cerita dan latar dalam proses produksi.
  • Make up Artist, mempunyai tugas untuk mengatur make up/riasan yang sesuai dengan suasana cerita dalam proses produksi.
  • Kameramen, orang yang bertugas mengambil gambar atau mengoperasikan kamera saat diadakan pengambilan gambar/shooting.
  • Tata Artistik (Artistic Director), bertugas membuat atau mengatur latar dan setting yang sesuai dengan suasana cerita dalam proses produksi.
  • Lighting, orang yang bertugas mengatur pencahayan dalam pembuatan video/film/iklan.
  • Kliper, mempunyai tugas untuk memberi tanda pengambilan shot dalam proses produksi.
  • Pencatat Adegan, ia bertugas untuk mencatat adegan atau shot yang diambil serta kostum yang dipakai dalam produksi film.
  • Editor, ia adalah orang yang bertugas melakukan editing untuk hasil pengambilan gambar dalam proses produksi.
  • Tata Suara (Sound Recorder), bertugas membuat/memilih/merekam suara dan efek-efek suara yang sesuai dengan suasana cerita dalam proses produksi.
  • Tata Musik, bertugas membuat/memilih musik yang sesuai dengan suasana cerita dalam pembuatan video/film/iklan.


Setelah mengetahui siapa saja kru-kru yang bertugas beserta tugasnya, sekarang saya akan menjabarkan sedikit mengenai tahap-tahap memproduksi video/film/iklan. Dan langsung saja, berikut tahapan-tahapannya :


1. Tahap Pra-Produksi, terdiri dari :
  • Scripting merupakan ide awal yang digunakan sebagai bahan dalam pembuatan video/film/iklan. Dalam tahap ini dilakukan penulisan naskah/skenario.
  • Planning merupakan tahapan perencanaan. Hal ini meliputi perencanaan pengambilan gambar, setting tempat, mencari atau meng-casting calon tokoh/pemeran, mengurus perizinan, menentukan staf dan kru produksi, merencanakan properti apa saja yang akan digunakan, anggaran biaya, dan hal-hal lain yang patut untuk direncanakan.
  • Development of Concept, dalam tahap ini masing-masing kru sebisa mungkin untuk mengembangkan ide yang telah di dapat dalam pembuatan script sebagai konsep dalam pembuatan video/film/iklan tersebut.
 2. Tahap Produksi, meliputi :
  • Shooting => pengambilan gambar
  • Acting => masing-masing tokoh memerankan bagiannya sesuai dengan naskah yang telah dibuat.
  • Creating Animation => hal ini bisa dibuat jika kita ingin menambahkan sentuhan animasi dalam video/film/iklan kita nanti.
  • Record Sound => pada proses ini kita merekam suara dari tokoh/pemeran dalam vodeo/film/iklan yang kita buat.
  • Create Text/Graphic => haal ini bisa dibuat jika kita ingin menambahkan tulisan atau gambar dalam video/film/iklan yang kita buat.
 3. Tahap Pasca Produksi, antara lain :
  • Compositing yaitu menggabungkan semua elemen ke dalam satu media
  • Menambahkan efek khusus
  • Mengimport materi sumber
  • Assamble/edit, menyunting materi sesuai dengan naskah yang ada
  • Menghasilkan output, reproduksi dan distribusi


Tambahan :

- Scene merupakan gabungan shot dalam suatu lokasi pada waktu yang sama
- Sequence merupakan sejumlah shot yang membentuk alur cerita
- Cahaya/pencahayaan dibagi menjadi dua, yaitu cahaya natural (alami) dan cahaya artficial (buatan)
- Down Angle : menhasilkan bayangan yang jatuh ke arah tubuh
- Up Angle : menghasilkan pencahayaan yang kurang lazim, namun dengan penempatan pencahayaan
                      seperti ini, subyek akan kelihatan powerfull dan gagah

- Tujuan Penataan Cahaya :
   *Secara Teknis :
     1. Memperoleh dasar cahaya
     2. Menghasilakn contrast ratio yang tepat
     3. Mengatur suhu warna yang tepat agar tampak alamiah
   *Secara Artistik :
     1. Memperjelas bentuk dan dimensi obyek
     2. Menciptakan ilusi dari suatu realitas
     3. Menciptakan kesan atau suasana tertentu
     4. Memusatkan perhatian pada unsur-unsur penting dalam suatu adegan

- Tiga Point Penting dalam Pencahayaan :
   1. Key Light : pencahayaan utama pada sudut 45 derajat di atas subyek
   2. Fill Light : pencahayaan pengisi, ini berguna untuk menghilangkan bayangan subyek
   3. Back Light : pencahayaan dari arah belakang subyek, ini untuk memberikan dimensi agar subyek
                              tidak menyatu dengan latar belakang

REVIEW FILM CINEMAX/XXI DI BULAN MARET 2019



Hasil gambar untuk DILAN           

REVIEW FILM DILAN 1991

Di mata Milea, Dilan termasuk orang yang cerdas dan pintar di kelasnya, buktinya dia selalu mendapatkan ranking satu atau dua. Namun satu hal yang selalu membuat Milea cemas adalah bergabungnya Dilan dengan geng motor. Apalagi Dilan menjabat sebagai Panglima Perang.
Milea selalu cemas jika terjadi hal buruk yang menimpa Dilan karena geng motornya.Suatu malam, Milea pernah memergoki Dilan tawuran. Meski tawuran itu adalah aksi balas dendam Dilan demi Milea, Milea tetap tidak suka.
Dilan tak pernah kapok walaupun dia sempat dimasukkan ke penjara selama 1 minggu dhingga diusir oleh ayahnya.Keduanya jadi sering berdebat tentang masalah geng motor.Kecemasan selalu melanda hati Milea hingga ia merasa tidak nyaman lagi berpacaran dengan Dilan. Ia meminta putus.
Sejak peristiwa itu Dilan menjauh dari Milea. Kesedihan semakin melanda Milea. Ia sebenarnya masih mencintai Dilan.Waktu berlalu. Milea kembali ke Jakarta dan kuliah di sana. Sedangkan Dilan, ia melanjutkan pendidikan di Universitas ternama di Bandung.
Jarak membentang, namum cinta Milea masih sama: hanya untuk Dilan. Makin lama Dila menghilang, Milea berusaha untuk selalu menghubungi Dilan, akan tetapi keluarga Dilan sudah pindah rumah. Milea kehilangan jejak Dilan.
begitulah sepenggal cerita/ synopsis film Dilan 1991 yang sedang booming dan sangat ditunggu oleh para anak-anak muda karena ceritanya dinilai romantic dan bikin baper (Bawak perasaan) . Film sebelumnya adalah film Dilan 1990 merupakan suatu film yang mendapatkan rating penonton terbanyak pada tahun lalu.

  Usai sukses meraup 6 juta lebih penonton pada Februari 2018 lalu, film Dilan 1990 mengeluarkan sekuel keduanya, Dilan 1991.Film yang diadaptasi dari Novel Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 karya Pidi Baiq itu bercerita soal jalinan asamara Dilan dan Milea setelah berpacaran.
  Kisah asamara Dilan dan Milea adalah kisah nyata yang terjadi di kota Bandung, 1990. Film Dilan 1991 mengambil sudut pandang dari Milea tentang sosok Dilan.

PEMBUKAAN S2 ILMU KOMUNIKASI STISIPOL CANDRADIMUKA


Terima SK, Stisipol Candradimuka Buka S2 Ilmu Komunikasi

 Sekolah Tinggil Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Candradimuka Palembang, Sumatera Selatan semakin mantap membuka prodi Magister (S2) Ilmu Komunikasi. Hal ini ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) izin pembukaan Magister (S2) Ilmu Komunikasi oleh Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
Penyerahan SK diwakili Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II Prof. Slamet Widodo,M.Si kepada Ketua Stisipol Candradimuka Dr. Lishapsari Prihatini, MSi pada saat Bimbingan Teknis Pembuatan Dokumen Akreditasi Institusi dan Program  Studi Bagi Perguruan Tinggi di Lingkungan LLDIKTI Tahun 2019 di Hotel Novotel Bandar Lampung, Kamis (14/3/2019).
Usai menerima SK, Lishapsari menyampaikan bahwa SK Izin pembukaan S2 Ilmu Komunikasi Stisipol Candramuka dengan nomor 70/KPT/I/2018 yang dikeluarkan  langsung oleh Menristekdikti sejak 8 Februari 2019 yang lalu.
 “Dengan penyerahan simbolis ini pembukaan magister S2 Ilmu Komunikasi, Stisipol Candramuka bisa semakin memberikan kepercayaan kepada masyarakat maupun secara institusi,” katanya. (tim)

screening film festival di bee coffe


  diawal mata kuliah ibu Sumarni Bayu Anita sudah memberikan kami tugas untuk membuat film pendek dengan berbagai genre antara lain comedy, drama, action, legenda, kami diberi waktu sekitar 2 bulan untuk menyelesaikan film pendek itu.

sebelum membuat film pendek, kami diberikan tugas untuk datang ke acara Film Screening night yang bertepat disalah satu cafe yang ada di Kota Palembang, waktu itu acaranya ada di Bee Coffe di Jl. Pangeran Ratu, 15 Ulu, Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30267



    kami dari ilmu komunikasi semester 4 reguler sore, sangat antusias mendengarkan langsung dan mempraktekan apa yang disamapikan oleh narasumber, dari mulai jam 19.00 malam kami memulai mendengarkan narasumber bercerita tentang film pendek selesai sampai jam 22.00.


IDE CERITA FILM KARYA SAYA ( SEBAGAI SUTRADARA )

PEMABUK DAN TUKANG OJEK ONLINE 

GENRE FILM : KOMEDI 

Hasil gambar untuk APLIKASI OJEK ONLINE  

SINOPSIS :UDIN DAN MAMAT ADALAH SEORANG PEMABUK 

DAN MEREKA SANGAT DIKENAL NAKAL SEKALI DI DAERAH TERSEBUT,MEREKA MINUM HINGGA LARUT MALAM SAMPAI TINDAK INGAT UNTUK PULANG KERUMAH DAN PADA SUATU Waktu mereka pun ingin pulang dan memesanojek online, kisah mereka tidak sampai disitu saja ada saja hal hal aneh yang terjadi.


act 1 : ( latar di lrg bukit  )

mamat berjalan memangil udin untuk mengajak pergi beli minum, 

act 2 : ( di depan rumah warga)

udin dan mamat berbicara ngobrol sambil, minum dan menjahili setiap orang yang lewat 

act 3 :  ( di lrg perumahan )

mereka berjalan dengan keadaan mabuk berat, dan mau pulang kerumah dengan memesan ojek online 

act 4 : ( di depan rumah warga ) 

datangla si tukang ojek tsb dan mereka pun naik di atas motor tsb 

ide cerita yang saya dapat kan dari youtube

THE PRODUCTION TEAM : A TEAM WORK


Hasil gambar untuk SUTRADARA         




  Proses pembuatan film adalah proses yang melibatkan banyak orang dan merupakan  pekerjaan team work yang membutuhkan kerja sama yang erat. Antara satu dengan film yang lain . Sedikit atau tidaknya anggota tim produksi akan ditentukan oleh rumit atau tidaknya sebuah film dibuat. Selain itu juga jumlah anggota tim juga akan disesuaikan dengan budget film yang sejak awal perancangannya ditentukan oleh produser.



       A.     Unit Produser
Unit Production Manager adalah seorang eksekutif yang bertanggung jawab kepada seorang produser untuk mengatasi segala administrasi sebuah film tertentu, Unit Production Manager hanya bekerja pada satu film pada suatu waktu. UPM biasanya disewa oleh sebuah produser film atau televisi, dan juga mempunyai kewajiban selain mengatasi administrasi sebuah film, tetapi juga bertanggung jawab mengelola produksi dan mengatur semua biaya pengiriman film atau acara televisi.
1.       Eksekutif Produser
Executive Producer adalah seseorang yag mempunyai wawasan dan mengerti tentang program televise secara keseluruhan. Seorang executive producer harus mampu memiliki kemampuan untuk mengembangkan ide dalam pembuatan program acara televisi , Membuat kerangka program acara siaran televisi. Menyusun rincian biaya produksi.
2.       Producer / line Producer / Produser Pelaksana
Ada 3 Point Pokok Kerjaan Yang dilakukan Oleh Produser Pelaksana dalam produksi sebuah film.Mengelola Anggaran, Mengawasi Anggaran,Mengawasi Produksi Harian Serta mempuyai pengalaman dalam memanajemn produksi dengan baik dan mempuyai cara komunikasi dengan baik dengan para crew atau dengan orang yang berkempentingan lainnya.
3.       Producer Manager
Melakukan perencanaan dan pengorganisasian jadwal produksi,Menilai proyek dan sumber daya persyaratan, Memperkirakan, negosiasi dan menyetujui anggaran dan rentang waktu dengan klien dan manajer,Menentukan standar kontrol kualitas,Mengawasi proses produksi.
4.       Manajer Unit
untuk pembuatan film atau video yang besar, tugasnya hampir sama dengan manajer produksi sebagai pengawas second production, tetapi untuk skala kecil biasanya ditempatkan sebagai pengelola transportasi produksi.
     B.    Director Unit / Unit Sutradara
1.      Director/Sutradara
bertanggung jawab terhadap aspek kreatif film, termasuk konten dan mengendalikan alur plot, mengarahkan aktor, menyusun dan memilih lokasi dimana pelaksanaan shoting film, menentukan waktu dan isi dari soundtrack film. Meskipun kekuasaan dan wewenang sutradara besar, ia tetap tunduk dibawah komando produser.

2. First Asisstant Director
disebut juga 1st AD bertugas membantu manajer produksi dan sutradara. Inti pekerjaannya adalah memastikan jadwal yang sesuai dan menjaga lingkungan kerja yang kondusif sutradara, aktor, dan kru dapat fokus pada pekerjaan mereka masing-masing. Mereka mengawasi kegiatan setiap hari kerja dan mengatur penjadwalan pemain/aktor dan kru, mengawasi serta menjadwalkan pemakaian peralatan,script/naskah dan set. 1st
AD juga bertanggung jawab untuk menyutradarai background aksi dari aksi utama pada shoting-shoting besar/kecil sesuai arahan sutradara.

3. Second Assistant Director
merupakan kepala asisten-asisten dibawah 1st AD yang bertugas membantu pekerjaan yang didelegasikan kepada 1st AD. Ia juga berugas membantu penyutradaraan latar belakang aksi dan extras dan membantu 1st AD untuk urusan penjadwalan dan booking. Ia bertanggung jawab untuk membuat Call Sheet yang digunakan kru untuk mengetahui kapan jadwal mereka untuk bekerja dan detail syuting apa saja dalam satu hari.

4. Asisten Produksi
bertugas membantu 1st AD untuk menyiapkan Set Operasi. Asisten.produksi disebut PAs (Production Assistant). Selain itu juga membantukantor/departemen produksi untuk membantu pekerjaan-pekerjaan umum.
 

     C.    SCRIPT UNIT / UNIT SKRIP
1. Script Supervisor
 
dikenal sebagai “petugas kontiniti” (continuity person). Pengawas naskah bertugas mencatat bagian mana dari naskah yang telah difilmkan/divideokan dan membuat catatan dari setiap penyimpangan antara apa yang difilmkan/divideokan dan yang ada pada naskah. Mereka bertugas mencatat setiap shoot dan menjaga properti tetap pada tempatnya, menjaga blocking, dan detail lainnya yang memastikan kontinuitas adegan. Pengawas Naskah memberikan catatan kepada editor untuk mempercepat proses pengeditan film. Mereka bekerja sangat dekat dengan sutradara dan set.

2. Stunt Coordinator
 bertugas untuk mengkoordinasikan pemain akrobat atau peran pengganti jika dalam adegan membutuhkan pemeran pengganti/stuntman.
D.UNIT TATA ATRISTIK
 
1. Desainer Produksi
bertanggung jawab terhadap penciptaan fisik untuk tampilan sebuah
film yaitu hal-hal yang berhubungan dengan setting, kostum, properti, make up karakter,
dan semua pekerjaan unit. Desainer produksi bekerja sangat dekat dengan sutradara dan
sinematografer untuk menciptakan tampilan sebuah film.

1.      Art Director
bertanggung jawab kepada desainer produksi, bertugas mengawasi langsung kinerja seniman dan pengrajin, seperti para desainer, seniman grafis, dan ilustrator yang memberikan rancangan untuk dikembangkan oleh desainer produksi. Art director bekerja bersama bagian konstruksi untuk mengawasi estetika dan detail tekstur set yang sesuai sepeti yang diharapkan.

2.      Asisten Art Director
terdiri dari beberapa asisten yang bertugas langsung ke lapangan seperti mengukur lokasi, membuat desain grafis, menyediakan kertas-kertas, mengumpulkan informasi untuk desainer produksi, dan menggambar set. Mereka juga mengepalai para juru gambar sebagai mandor pelaksana.     
3.       Desainer Set

     merupakan para juru gambar yang biasanya terdiri dari para arsitek, yang memahami tentang desain    interior atau diminta langsung oleh desainer produksi.

5. Ilustrator
bertugas menggambarkan representasi visual desain untuk mengkomunikasikan ide-ide yang dibayangkan oleh desainer produksi.

6. Set Decorator
terdiri dari beberapa orang yang bertugas mendekorasi sebuah film atau video, yang meliputi perabot, dan semua benda-benda yang akan terlihat dalam sebuah film/video. Mereka bekerja sama dengan desain produksi dan berkoordinasi dengan art director.

7. Buyer
bertugas mencari dan membeli atau menyewa perlengkapan set dress/pernak- pernik untuk keperluan dekorasi.

8. Lead Man
merupakan kepala/mandor dari kru set. Lead Man sering disebut Swing Gang.

9. Set Dresser
 pengatur pernak-pernik perlengkapan set dekorasi yang bertugas menata dan menghilangkan pernak-pernik dekorasi sepertiu furnitur, gorden, karpet, dan segala sesuatu yang akan terlihat di layar film/video, termasuk gagang pintu dan paku.

10. Props Master
merupakan kepala/ahli properti yang lebih dikenal dengan sebutan props master. Ia bertugas untuk menemukan dan mengelola semua properti yang terlihat di film/video. 23. Props Builder, merupakan ahli pembangun properti yang bertugas membangun properti
yang dibutuhkan oleh tampilan film/video, seperti membangun panggung, konstruksi,
pengecoran plastik, permesinan dan elektronik.

11. Armourer,
merupakan ahli pembuat senjata, yaitu para teknisi alat-alat khusus yang berhubungan dengan senjata api. Dalam beberapa kasus hal ini membutuhkan
keterampilan khusus.

12. Construction Coordinator
(Koordinator Konstruksi), bertugas mengawasi pembangunan semua set. Koordinator konstruksi menangani pemesanan material, penjadwalan kerja, dan juga mensupervisi untuk pekerjaan dalam skala besar terhadap para tukang kayu, tukang cat dan buruh bangunan. Dalam beberapa istilah koordinator konstruksi juga disebut manajer konstruksi.

13. Head Carpenter
 (Kepala Tukang Kayu), kepala tukang kayu adalah mandor dari para tukang kayu dan buruh bangunan.

14. Key Scenic Artist
 merupakan para pekerja seni yang mengawasi dan bertanggung jawab terhadap hal-hal yang berhubungan dengan penampilan luar dari set-set yang dibutuhkan. Hal tersebut termasuk cat-cat khusus yang memberikan efek penuaan atau penyepuhan, sesuatu terlihat seperti kayu, batu, batu bata, logam, kaca, dan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh desainer produksi. Key Scenic Artist mengawasi para pelukis dan ahli
kerajinan.

15. Greensman
yaitu Kru Hijau yang merupakan ahli bidang pertanaman yang mengaturartistik atau  landscape yang berhubungan dengan tanaman dan tumbuh-tumbuhan.Kadang-kadang tanaman/tumbuhan asli tetapi kadang-kadang yang imitasi ataukombinasi keduanya. Kebutuhan ahli tanaman ini bergantung kepada desainer produksi apakah memerlukan atau tidak. Kalau dalam suatu film/video membutuhkan perlengkapan tanaman/tumbuhan dalam jumlah besar biasanya dibagi-bagi menjadi sub divisi, seperti Greensmaster, Greens Supervisor, buruh dan lainnya.

16. Make Up Artist
 merupakan seniman yang bekerja dengan make up, tatanan rambut dan membuat efek-efek khusus untuk menciptakan karakter bagi siapapun yang akan muncul di layar. Make Up Artist bertugas membuat manipulasi tampilan aktor di layar agar mereka tampak tua, tampak lebih muda atau beberapa kasus tampak mengerikan. Ada juga bagian make up artis yang berkonsentrasi ke bagian badan.

17. Hairdresser
 bagian dari make up artist yang bertugas menata dan menjaga gaya rambutsiapa pun yang akan muncul di layar.

18. Costume Designer
atau Perancang Busana bertanggung jawab atas semua pakaian dan kostum yang dikenakan oleh semua aktor yang muncul di layar. Mereka bertanggung jawab untuk merancang, merencanakan, dan mengorganisasikan pembuatan mulai dari kain, warna, dan ukuran. Perancang kostum bekerja sangat dekat dengan sutradara untuk memahami dan menafsirkan karakter, dan memberikan saran kepada desainer produksi
untuk menyelaraskan tone/nuansa keseluruhan film.

  E.   CAMERA CREW
Bagian penting dalam film atau video adalah kru kamera. Kru kamera terdiri dari beberapa keahlian yng berhubungan dengan proses pengambilan gambar. Kru kamera antara lain:
           1.      Director of Photography (DOP)
 mengepalai kru kamera dan lighting. DOP membuat keputusan pada pencahayaan dan pembingkaian adegan dan berkoordinasi dengan sutradara. Biasanya, sutradara menceritakan bagaimana mereka ingin tampilan saat shoting, dan DOP memilih aperture yang tepat, filter, dan pencahayaan untuk mencapai efek yang diinginkan.
            2.      Cinematographer
ada prinsipnya sama dengan DOP, tetapi banyak perdebatan diantara insan perfilman. Mereka dapat disebut Cinematographer jika orang tersebut adalah DOP yang juga mengoperasikan kamera.
3.   Camera Operator
bertugas mengoprasikan kamera berdasar arahan dari DOP atau sutradara untuk merekam setiap scene/adegan.

SINEMATOGRAFI

  Apa itu Sinematografi?  "Sinematografi adalah ilmu terapan yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan sekaligus meng...